Search Result For "konsumsi"

5K A20 A20-18 ADP ADP-39 ADP-43 ADP-45 ADP-48 ADP-63 ADY AG-31 AG-46 ALI AMN KON PLN TJB ANGGOTA DPR ANT ANT-41 aplikasi pln mobile APLSI APO APO/INA ARIS PRASETYO ARY B6 DTC-17 Bahan Bakar Bali BAMBANGTS-DTC-17 Batubara Beban Puncak Bisnis BN Bondo Bonus Pegawai PLN Bonus Pegawai PLN 2019 BUPATI KARO CAR CJP CNN-19 csr CSR PLN D3-19 Daya DAZ-13 DAZ-27 DAZ-45 DAZ-56 DAZ-64 Dian Nurlita DIR BISNIS REG SULAWESI DIR JBTB DIRDAN Direktur Bisnis PLN REG Sumatera DIRHCM DIRJBB DIRJBT DIRJEN ESDM DIRJEN KETENAGALISTRIKAN DIRKEU DIROPJBT DIROPJBTB DIRREN DIRUT PLN Dirut pln ditangkap kpk Dirut pln tersangka DISHUB JEPARA Diskon DM HUKUM PLN WIL SUMUT Dosen UGM DOSEN UI DPR DPRD Jepara DPRD Rembang DTC DTC 19 DWI DWI-17 DWI-46 DWI-56 EBT Ekonomi Elektrifikasi ELL EMY Energi Energi Baru Terbarukan Energi Primer ESDM EVP PLN EVP TJB FABA FAL FAR FER festival ramadan FLO G8-27 GAL Gangguan Listrik Gangguan Listrik di Jawa Timur Gangguan listrik PLN GER GM DISJATIM GM PLN DIST LAMPUNG GM PLN TJB GM PLN Wilayah Riau GM TJB groudbreaking Gubernur Jatim H15 H18-14 H18-43 H18-45 H2 H2 -45 H32-27 H76 H8-14 H8-63 H85-39 Harga Baterai Panel Surya Harga LenSOLAR HIV HLN HLN 75 HLN KE 73 HUT RI IDA IESR IKI INA Indonesia Industri J10-17 J10-65 J13 J17-27 J18 Jakarta Jaringan listrik Jawa Jawa Pos Jawa Tengah Jawa Timur Jepara Jokowi JUM Jumlah aset PLN JUN K14-27 K14-41 K3 K32 K3L Kabel Kaliaman KAR KAR 63 Kasepuhan Ciptagelar Kasus KDIV Niaga Keandalan Listrik KELISTRIKAN Kelompok ternak Kemen BUMN KEMENKO Kendaraan listrik Kesehatan Ketua Indonesia Mining Istitute Keuangan keuangan PLN KKN KOMISI VI KOMISI VII Kompas konservasi pulau panjang Konsumen Konsumsi Konsumsi Listrik Koran KPK KRN Kudus LEE Limbah Limbah PLTU LIN Lingkungan Listrik Listrik Desa Listrik gratis listrik mati Listrik Non Subsidi Listrik Padam Listrik Rumah Tangga Lomba Madura MAL Maluku MANAJER PLN RAYON KUDUS Masyarakat MENTERI BUMN Menteri Keuangan Micro Hydro for Indonesia MKKS SMK Rembang MOU NAD Negatif Netral Nilai aset PLN NOE NSA NTA NTT Nunukan Obligasi OKI OMBUDSMAN RI OMY Pajak PLN Pameran Pariwisata Pasokan Listrik pelanggan Pelayanan Pemadaman listrik Pembangkit Pemeliharaan Pendidikan Penghargaan Pengobatan gratis Penipuan Penjualan listrik Penyambungan listrik PJU PLN PLN APP pln area kudus PLN AREA SURAKARTA PLN Cepu PLN DISTJATENG PLN DIY PLN Jepara PLN KUDUS PLN NTB PLN PEDULI PLN Rayon Atambua PLN Rayon Kudus PLN Rayon Nunukan PLN Rayon Semarang PLN Rembang PLN Tanjung Jati B PLN TJB PLN UDIKLAT PLN UIT JBT PLN UP3 Cilacap PLN UP3 Kudus PLN UPT SALATIGA PLN UPT SEMARANG PLTA PLTB PLTP PLTS PLTSA PLTU pltu jawa 4 pltu jepara PLTU Riau PLTU Tanjung Jati B PMMB Positif premium Presdir BCA Presiden Proper PT Len Industri PT Sumber Group pulau panang QIH Raditya RAN REE Rembang REN RENY SRI AYU Revaluasi aset PLN RIS RUL Sampah SAMUEL OKTORA SB-ANT SB-DTC-46 SB-DTC-55 SEKDA JEPARA Semarang Sembakung Seminar Nasional Sidrap Sistem Kelistrikan SKOM Sopir SPBU Listrik SPLU Stakeholder Suara Merdeka Subsidi Listrik Sukabumi Sulawesi Sumatera Suplai listrik SUT SUTET SUTT SYA TAGANA Tambah Daya Tanjung Jati B Tarif listrik TJB Total aset PLN TTG Tubanan TYO UGM UID JABAR UID JATENG UID JATIM UIP Sumbagsel UIPJBT UIPJBT I UIPJBT II UIPP Kalsel Kalteng UP3 SULTRA VAH Video competition VIO VIR VIR-C25 VP PR PLN WAPRES WAR Warga WER wisata World Class Company YBM YBM PLN TJB YLKI YON-27 ZEN
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri konsumsi. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan


JAKARTA, KOMPAS - Hasil kajian Institute for Essentila Services Reform menyebutkan ada potensi kelebihan pasokan listrik pada sistem Jawa-Bali dan Sumatera hingga 12.500 MW pada 2020-2021. Hal itu menyusul mulai beroperasinya sejumlah pembangkit listrik yang dibangun swasta dalam program 35.000 MW di tegah penyerapan tenaga listrik yang melambat. Situasi itu berpotensi merugikan keuangan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero).

Vice President Public Relation PLN Dwi Suryo Abdullah, saat berkunjung ke PLTU Paiton, pekan lalu menyatakan tambahan produksi dibutuhkan untuk meningkatkan cadangan daya sekaligus keandalan sistem. Hal itu sejalan dengan target pemerintah meningkatkan konsumsi listrik per kapita yang diharapkan memacu produktifitas dan pertumbuhan ekonomi.

Kompas Terbitan Selasa 26 Maret 2019 Halaman 14 Kolom 2-6




JAKARTA - Surplus listrik membuat PT PLN terus berusaha mengerek konsumsi setrum nasional dengan memberikan sejumlah insentif. Setelah memberikan diskon tarif Rp 52 per kWh bagi pelanggan rumah tangga 900VA, perusahaan plat merah tersebut kini memperpanjang diskon tarif industri 30 persen pada pukul 23.00 - 08.000 WIB.

Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Timur, Bali dan Nusa Tenggara PLN Djoko Abumanan menyatakan, diskon tarif industri cukup efektif untuk menaikan konsumsi industri.

Jawa Pos Terbitan Kamis 28 Februari 2019 Halaman 5 Kolom 4-6


SURABAYA - Tingkat konsumsi kebutuhan listrik di Jawa Timur (Jatim) meningkat. Meski tidak signifikan, dalam setahun kenaikan penggunaan mencapai 5 persen. Hanya, PLN tak menampik bahwa masih ada beberapa desa di wilayah Jatim yang belum teraliri listrik.

Kenaikan konsumsi listrik di Jatim sebagian besar untuk industri. Dengan demikian, geliat ekonomi di provinsi paling timur Pulau Jawa itu sedang mengalami peningkatan. "Artinya, ini adalah hal yang baik, " kata Senior Manager General Affair PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Timur Dwi Suryo Abdullah saat berkunjung ke redaksi Jawa Pos kemarin (18/2)

Jawa Pos Terbitan Selasa 19 Februari 2019 Halaman 6 Kolom 1-4


Tarif listrik golongan rumah tangga di Indonesia lebih murah dari Thailand, Filipina dan Singapura.

Tarif listrik menjadi salah satu komponen melihat daya saing sebuah negara. Di satu sisi, Indonesia terbilang tertinggal untuk urusan konsumsi listrik per kapita di kawasan ASEAN. Selain persoalan tarif, Indonesia punya pekerjaan rumah untuk terus menaikan rasio elektrifikasi.

Menteri ESDM Ignansius Jonan mengingatkan agar perusahaan listrik swasta tidak melulu memikirkan laba perusahaan. Namun mereka juga harus memikirkan untuk menghasilkan tarif listrik yang murah dan terjangkau. Menurut dia, tidak ada gunanya berbagai jenis seminar ataupun lokakarya ketenagalistrikan digelar kalau tidak mampu menghasilkan tarif listrik yang lebih murah.

Kompas Terbitan Rabu 19 September 2018 Halaman 14 Kolom 2-6


JAKARTA - Konsumsi listrik pada periode Januari hingga Mei 2018 hanya tumbuh 5,09 persen. angka itu lebih rendah dibandingkan target dalam RUPTL (rencana usaha penyediaan tenaga listrik) 2018-2027 yang dipatok 7 persen pada 2018. Direktur Perencanaan Korporat PT PLN (Persero) Syofvi F. Roekman mengatakan, meski konsumsi listrik masih di bawah target, pertumbuhannya tetap lebih baik dibanding 2017 lalu. " Dari 2016 ke 2017 kan rendah sekali. Nah sekarang ini lebih baik diangka 5,1 persen tetapi masih di bawah target RKAP" ujarnya kemarin (10/7).

Jawa Pos Terbitan Rabu 11 Juli 2018 Halaman 6 Kolom 2-4


JAKARTA, KOMPAS - Konsumsi listrik per kapita di Indonesia perlu terus didorong, Tahun lalu, realisasi konsumsi listrik tercatat 1.012 kilowatt jam per kapita. Tingkat konsumsi ini dinilai masih tertinggal untuk kawasan ASEAN.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Andy Noorsaman Someng mengakui, dengan konsumsi listrik 1.012 kilowatt per jam (kWh) per kapita. Indonesia bisa disebut tertinggal dibandingkan negara lain di kawasan ASEAN.

Sementara itu, menurut Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Timur PLN Djoko Raharjo Abu Manan, dalam baruan energi pembangkit listrik, batubara masih cukup dominan. Sampai 2017, komposisi pembangkit listrik dari pembakaran batubara sebesar 57,22 persen. Adapun pembangkit bertenaga gas sebesar 24,82 persen.

Kompas Terbitan Kamis 11 Januari 2018 Halaman 18 Kolom 2-6

JAKARTA, KOMPAS - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) menjamin kecukupan pasokan listrik untuk pembangunan industri di dalam negeri. Pasokan listrik juga dibutuhkan untuk pembangunan berbagai infrastruktur, seperti pelabuhan, bandar udara, dan kawasan industri.

Di satu sisi, konsumsi listrik per kapita di Indonesia masih tertinggal dibandingkan dengan negara-negara lain di kawasan ASEAN. Mengutip data International Energy Agency 2016, konsumsi listrik per kapita Indonesia 956 kilowatt per jam (kWh). Angka itu masih tertinggal dari Vietnam yang sebesar 1.530 kWh per kapita, dan Thailand 2.620 kWh per kapita, dan Brunei Darussalam (peringkat pertama) 9.290 kWh per kapita.

Berdasarkan statistik PLN sepanjang 2016, pelanggan PLN dari sektor industri adalah pemakai listrik terbesar, yaitu 60.475,37 gigawatt per jam (gWh). Posisi kedua ditempati sektor rumah tangga yang mengkonsumsi listrik 59.481,08 gWh. Pelanggan dari sektor bisnis ada di posisi ketiga dengan konsumsi 26.493,13 gWh.

Kompas Terbitan Rabu 17 November 2017 Halaman 17 Kolom 2-6


JAKARTA, JAWA POS - Rencana penyederhanaan golongan daya listrik nonsubsidi yang dicanangkan pemerintah menuai respons beragam. Meski bertujuan mempermudah administrasi, perubahan tersebut diprediksi bisa mengubah pola konsumsi listrik masyarakat.

Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR) Febby Tumiwa menyatakan, penghapusan golongan daya cenderung akan meningkatkan konsumsi listrik. Kekawatiran yang lebih penting sekaligus menjadi catatan bagi PLN. Yaitu, kesiapan infrastruktur dan keandalan listrik itu sendiri.

"Dengan penyederhanaan golongan ini, daya terpasang akan membludak. Nah, kapasitas infrastruktur PLN masih sanggup enggak?" katanya.

Jawa Pos Terbitan Selasa 14 November 2017 Halaman 6 Kolom 2-5


JAKARTA, SUARA MERDEKA - Rencana Pemerintah dan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang akan  menghapus kelas golongan pelanggan listrik rumah tangga (R-1) dari daftar golongan pelanggan tarif adjustment (non-subsidi) dinilai akan memberatkan masyarakat.

Anggota Komisi VII DPR Rofi Munawar mengatakan, saat ini golongan 900 VA-RTM membayar listrik Rp 1.352/KWh. Golongan 1300 VA dan 2200/KWh membayar listrik Rp 1.467/KWh. Meski Pemerintah beralasan , selisih kenaikan tarif antar golongan relatif kecil. Meskidemikian, sudah bisa dipastikan kenaikan itu akan menambah konsumsi rutin.

"Skema ini dilakukan untuk memaksa pelanggan menaikan daya ke 4.400. Dengan kenaikan tersebut pelanggan dipaksa lebih efisien terhadap penggunaan listrik," ujar Rofi, Senin (13/11).

Dia menilai, langkah penyeragaman tarif sesungguhnya sedang menunjukan bahwa kinerja PT PLN tidak efisien. Permasalahan utama skema ini pada akhirnya justru pada kemampuan elektrifikasi dari PLN. Sebab ruang penggunaan listrik akan lebih besar, daya pasang tersambung seharusnya lebih besar lagi.

Suara Merdeka Terbitan Selasa 14 November 2017 Halaman 2 Kolom 5-7



JAKARTA, SUARA MERDEKA - PT PLN (Persero) mencatat konsumsi listrik terus mengalami kenaikan yang ditandai peningkatan saat beban puncak listrik. Hal ini disampaikan Kepala Satuan Komunikasi Korporat PLN, I Made Suprateka melalui siaran pers yang diliris di Jakarta, Kamis (12/10) beban puncak listrik di sistem interkoneksi Jawa dan Bali mencetak rekor baru sebesar 25.665 megawatt (MW)

Saat ini, daya mampu sistem Jawa-Bali memang surplus. Meski begitu, PLN terus berupaya memenuhi kebutuhan pasokan listrik ke depan dengan membangun pembangkit, jaringan transmisi, dan gardu induk.

Suara Merdeka Terbitan Jumat 13 Oktober 2017 Halaman 5 Kolom 4-7

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.